Resensi Novel Samantha
Sinopsis
Novel Samantha karya Risa Saraswati, diterbitkan oleh Bukune pada tahun 2018 (Novel
Populer)
Risa memiliki teman bernama Samantha,
dia adalah hantu kecil yang hidup pada zaman kolonial Belanda. Samantha
merupakan anak yang lahir dari keluarga De Witt yang kaya raya di Hindia
Belanda, sifat anak ini sangat kasar kepada para Inlander (pribumi) yang bekerja di rumahnya. Sifat kasarnya ini
bukan tanpa alasan, akan tetapi dia sedang mencari perhatian orang tuanya.
Orang tua Samantha sangat sibuk dengan pekerjaan mereka sehingga tidak pernah
memedulikan Samantha. Gadis kecil ini sangatlah kesepian walaupun para
pengasuhnya selalu menemani dia bermain. Samantha tidak punya teman di
lingkungan rumahnya.
Ketidakpedulian orang tua Samantha
ternyata terungkap oleh pengasuh Samantha yaitu Rumi, bahwa Samantha bukanlah
anak kandung dari Tuan dan Nyonya De Witt. Ibu kandung Samantha telah meninggal
ketika melahirkannya. Karena merasa kasihan, akhirnya Tuan dan Nyonya De Witt
mengangkat Samantha sebagai anak asuhnya selagi menunggu program kehamilan.
Selain itu, yang membuat orang tua angkat Samantha lebih tidak peduli adalah
karena adanya suatu tragedi, yaitu saat Samantha kecil dia minta digendong oleh
Nyonya De Witt yang sedang hamil anak pertamanya,. Lalu saat dalam gendongan
Nyonya De Witt, kaki Samantha tidak sengaja menendang perut Nyonya De Witt yang
menyebabkan keguguran. Alhasil, Tuan dan Nyonya De Witt semakin membenci
Samantha karena dianggap telah menghilangkan nyawa anak pertamanya. Hidup
Samantha semakin hari semakin memburuk, kondisinya sakit-sakitan dan tubuhnya
pun menjadi kurus kering, disaat seperti ini Tuan dan Nyonya De Witt memutuskan
untuk kembali ke Netherland dan meninggalkan Samantha bersama pengasuhnya di
Hindia Belanda. Tuan dan Nyonya De Witt berjanji akan pulang, akan tetapi janji
itu hanya untuk mengelabuhi Samantha. Karena tidak tega, para pengasuh Samantha
tetap mengurus gadis kecil ini hingga akhir hayatnya. Sebelum meninggal dalam
keadaan sakit parah, Samantha selalu menanyakan kapan orang tuanya akan pulang,
karena dia sangat merindukan mereka. Para pengasuh Samantha selalu meyakinkan
Samantha bahwa orang tuanya akan kembali hanya untuk membuat Samantha tenang.
Akan tetapi itu semua bohong karena orang tuanya tidak akan pernah kembali
lagi. Hingga saat ini, Samantha hantu kecil yang menyedihkan selalu setia
menunggu orang tuanya kembali.
1.
Kelebihan
pada Novel
Novel ini mengajarkan kita mengenai
bagaimana cara agar tetap menghormati orang tua, sekalipun mereka bukan orang
tua kandung dan bahkan disaat mereka tidak peduli. Selain itu, bahasa yang
dipakai dalam novel in sangat mudah untuk dipahami karena menggunakan bahasa
sehari-hari. Terlebih, alur pada novel ini menggunakan alur campuran sehingga
membawa para pembaca kembali pada masa lalu dan masa kini. Penggambaran dalam
novel juga sangat baik karena para pembaca dapat merasakan gejolak dan perasaan
yang dialami oleh tokoh dalam novel.
2.
Kekurangan
pada Novel
Dengan menambahkan ilustrasi pada
novel mungkin akan memberikan gambaran lebih kepada para pembaca untuk
membayangkan tokoh dalam novel ini. Selain itu, menurut saya novel ini
memberikan kesan yang amat menyedihkan yang dialami tokoh berdasarkan kisah
nyata yang membuat para pembaca miris. Sehingga kurang cocok untuk dibaca oleh
anak usia sekolah dasar.



Komentar
Posting Komentar